WONOSOBO – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Wonosobo mengajak masyarakat untuk ikut meringankan beban korban banjir bandang di Sumatra serta bencana longsor di Pandanarum, Banjarnegara.
Ajakan ini dikemas melalui gerakan Rakyat Bantu Rakyat, yang dibuka sebagai ruang solidaritas publik untuk berdoa sekaligus berdonasi.
Aksi penggalangan dana digelar pada 2-4 Desember 2025 dan dipusatkan di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di kawasan perempatan lampu merah Taman Plaza Wonosobo. Para kader PMII turun langsung ke jalan untuk menghimpun donasi dari pengguna jalan dan warga yang melintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PC PMII Wonosobo, Ahmad Nur Sholih, menegaskan bahwa gerakan tersebut lahir dari keprihatinan terhadap lambannya negara dalam merespons berbagai bencana.
“Gerakan Rakyat Bantu Rakyat lahir dari kesadaran paling jujur bahwa kita tidak bisa terus-menerus menggantungkan harapan pada negara yang hari ini sering terlambat hadir,” ujarnya.
PMII Wonosobo menilai bahwa bencana banjir dan longsor bukan sekadar peristiwa alam, tetapi akibat kerusakan lingkungan yang dibiarkan berlangsung lama.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















