PMII Wonosobo Turun ke Jalan, Gaungkan Gerakan ‘Rakyat Bantu Rakyat’ untuk Korban Bencana Alam

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kader PMII Wonosobo melakukan penggalangan dana bantuan bencana alam di Sumatra.

i

Kader PMII Wonosobo melakukan penggalangan dana bantuan bencana alam di Sumatra.

Kerusakan hutan, pembukaan lahan tanpa kontrol, hingga penebangan yang dilegalkan atas nama investasi disebut menjadi faktor pemicu yang bertahun-tahun tidak ditangani secara serius.

Ahmad menyebut bahwa rakyat kerap menjadi pihak yang paling dirugikan ketika negara abai terhadap pengawasan lingkungan.

“Negara tidak bisa terus-menerus meminta rakyat bersabar, sementara pengawasan hutan dilemahkan, lingkungan dibiarkan rusak, dan bencana terus berulang tanpa evaluasi yang sungguh-sungguh,” katanya.

PMII menegaskan bahwa solidaritas masyarakat menjadi kekuatan utama ketika negara hadir terlambat. Mereka mengajak warga Wonosobo untuk meneguhkan kembali semangat gotong royong sebagai modal sosial dalam menguatkan sesama.

“Ketika negara lambat menjangkau, kita sebagai masyarakat sipil tidak bisa terus berharap kepada negara. Justru rakyatlah yang harus saling menguatkan, saling menjaga, dan saling menjadi sandaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Wonosobo Soroti 915 Kasus HIV, Pemkab Kukuhkan Komitmen Ending AIDS 2030

Melalui aksi penggalangan dana ini, PMII berharap donasi dapat membantu meringankan beban korban sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan agar bencana serupa tidak terus berulang.

Kelompok mahasiswa ini menyebut bahwa solidaritas rakyat adalah kekuatan terbesar bangsa, terutama ketika berhadapan dengan dampak kerusakan ekologis.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru