“Ini sebetulnya jalan tani dulu nih jalan makadam, atau rolak kalau bahasa Wonosobo. Tapi Alhamdulillah dengan perjuangan para tokoh-tokoh masyarakat bisa diusulkan ke Pak Bupati dan Pak Bupati responsif untuk membangun jalur ini,” ungkapnya.
Keberadaan Jalibi juga dinilai efektif memangkas jarak tempuh warga menuju pusat kota. Jalur ini menjadi alternatif yang lebih singkat.
“Jalur ini akan memperpendek jalan tempuh dari Binangun menuju ke Wonosobo sekitar 2 kilometer,” sebutnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mempercepat mobilitas, kondisi jalan yang kini mulus turut meningkatkan rasa aman pengguna jalan. Terutama bagi petani dan warga yang beraktivitas sejak pagi hingga malam.
Penerangan jalan umum juga telah tersedia hampir di sepanjang ruas Jalibi. Hal ini mengurangi risiko kecelakaan pada malam hari.
“Penerangan sudah aman kita lihat bersama ada jalan penerangan jalan umum ya, sudah hampir sepanjang jalan ini sudah malam tidak kegelapan,” ucapnya.
Respons positif datang dari warga. Nando, warga Watumalang, mengaku kondisi jalan sebelumnya sangat menyulitkan.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















