Kebakaran Hanguskan Rumah di Kapencar, Kerugian Capai Rp70 Juta

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kebakaran saat berusaha memadamkan api yang membakar rumah di Kapencar, Kertek.

i

Petugas Kebakaran saat berusaha memadamkan api yang membakar rumah di Kapencar, Kertek.

WONOSOBO – Kebakaran melanda rumah milik Widodo di RT 07 RW 01, Dusun Sontonayan, Desa Kapencar, Kecamatan Kertek, Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Rumah berukuran 6 x 9 meter itu terbakar saat pemilik sedang berada di ladang. Berdasarkan data BPBD, sumber api berasal dari kompor yang kemudian merambat dan menghanguskan bagian utama bangunan.

Warga pertama kali melihat asap tebal dari dalam rumah sebelum berteriak meminta pertolongan dan menghubungi perangkat desa. Kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, namun sebagian besar bangunan sudah terbakar saat petugas tiba karena jarak lokasi cukup jauh dari markas pemadam kebakaran.

“Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WIB, oleh seorang warga yang melihat kepulan asap dari rumah Widodo yang saat itu ditinggal pergi ke ladang, warga kemudian berteriak meminta bantuan dan secara bersamaan ada yang menghubungi Sabarno untuk diteruskan ke petugas Damkar,” Ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Wonosobo, Dwi Pamilu Saputra.

Petugas damkar yang menerima laporan segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman bersama warga. Upaya penanganan sempat terhambat oleh akses dan jarak tempuh sehingga respons time kembali melewati standar yang ditetapkan. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah proses pendinginan dilakukan untuk mencegah titik api muncul kembali.

Baca Juga:  FGD DPRD Jateng Soroti Oknum Berkedok Wartawan di Wonosobo

Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp70 juta, sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan sekitar Rp1,3 miliar. Dwi menilai penanganan kebakaran di wilayah pinggiran masih terkendala jarak dan ketersediaan pos pelayanan.

“Jarak lokasi kebakaran terlalu jauh dari mako maka respon time selama 15 menit yang ditetapkan Mendagri sering tidak terpenuhi,” ujar Dwi.

Sebagai langkah perbaikan pelayanan, ia merencanakan pembangunan pos pemadam kebakaran tambahan pada 2026. Dua pos dirancang untuk beroperasi di wilayah Kejajar serta Sapuran/Kepil guna mempercepat respons penanganan darurat kebakaran di daerah yang selama ini sulit dijangkau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung
Ratusan Peserta Ikuti Prosesi Tapa Bisu Hari Jadi Wonosobo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:08 WIB

M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan

Berita Terbaru