WONOSOBO, DiengPost.com – Darurat lingkungan membayangi Kabupaten Wonosobo. Luasan lahan kritis tercatat mencapai puluhan ribu hektare dan tersebar di berbagai wilayah.
Data Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) mencatat luas lahan kritis di Wonosobo mencapai 36.842 hektare dari total luas wilayah sekitar 98.400 hektare.
“Jika melihat data, lahan kritis itu bukan berada di area hutan yang beralih fungsi. Jumlahnya mungkin hanya sebagian kecil,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wonosobo, Endang Lisdiyaningsih, Senin (19/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Endang menjelaskan, indikator lahan kritis yang digunakan BPDAS berbasis pada tingkat kerapatan tutupan lahan.
Berdasarkan indikator tersebut, sebagian besar lahan kritis justru berada di lahan pertanian dan hortikultura.
“Sebagian besar lahan kritis berada di lahan pertanian atau hortikultura berdasarkan indikator yang diterapkan,” ujarnya.
Endang menyebut langkah teknis yang perlu dilakukan adalah penguatan konservasi pertanian yang melibatkan lintas dinas teknis.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











