Perceraian di Wonosobo Naik Jadi 2.800an Kasus pada Tahun 2025, Judi Online Jadi Pemicu Baru

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Wonosobo.

i

Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com — Jumlah perkara perceraian di Kabupaten Wonosobo mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data dari Pengadilan Agama Wonosobo, total perkara yang masuk mencapai 2.815 kasus, naik dari 2.635 perkara pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini menjadi perhatian karena munculnya faktor baru yang turut memicu perceraian, yakni judi online.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Wonosobo, Arifin, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan gabungan dari perkara baru dan sisa perkara tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Truk Tronton Rem Blong Hantam Bangunan di Kertek, Lima Orang Luka-luka

“Untuk perkara yang masuk tahun 2025, itu perkara masuk 2.673. Ada sisa perkara tahun 2024, itu 142 perkara. Jadi jumlah keseluruhan 2.815 perkara,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total perkara yang ditangani, sebanyak 2.706 telah diputus oleh majelis hakim. Sementara itu, 196 perkara lainnya dicabut setelah proses mediasi berhasil mempertemukan kembali pasangan yang bersengketa.

Meski jumlah pencabutan perkara tergolong kecil, hal ini menunjukkan masih adanya peluang rujuk di tengah tingginya angka perceraian.

Baca Juga:  Angin Puting Beliung Terjang Sojopuro, Puluhan Rumah Rusak

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terdapat kenaikan 180 perkara. “Kalau dibandingkan dengan tahun 2024, ada kenaikan. Selisih lebih 180 untuk tahun sekarang. Meningkat,” kata Arifin.

Terkait penyebab perceraian, Arifin menyebut bahwa persoalan ekonomi, perselingkuhan, dan kekerasan dalam rumah tangga masih menjadi faktor dominan. Namun, pada tahun ini muncul satu penyebab baru yang cukup menonjol.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru