Sindikat Penipu Emas Palsu Lintas Provinsi Dibekuk di Wonosobo, Enam Orang Ditangkap

- Penulis

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pers rilis pengungkapan sindikat Pencurian Emas oleh Polres Wonosobo.

i

Pers rilis pengungkapan sindikat Pencurian Emas oleh Polres Wonosobo.

PWONOSOBO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Wonosobo berhasil membongkar sindikat penipuan jual beli emas palsu yang beroperasi lintas provinsi sejak 2023. Enam pelaku asal Jember, Jawa Timur, ditangkap setelah melakukan aksi di kawasan Pasar Induk Wonosobo, Rabu (26/11/2025).

Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Arif Kristiawan mengatakan, dari hasil penyidikan, kelompok ini telah melancarkan penipuannya di sejumlah daerah di Bali, Jawa Timur, dan Jawa Tengah selama lebih dari dua tahun terakhir.

“Setiap lokasi dan hasil penjualan emas palsu mereka catat dengan rinci di sebuah buku bermotif batik warna merah. Buku itu kini menjadi salah satu barang bukti utama dalam kasus ini,” ujar Arif, Selasa (28/12/2025).

Berdasarkan catatan tersebut, sindikat ini telah beraksi di sedikitnya 12 kota di tiga provinsi berbeda. Di Kabupaten Wonosobo, pelaku diketahui menipu tiga toko emas dengan total kerugian korban mencapai Rp47,9 juta.

Kasus ini terungkap setelah seorang pemilik toko emas melapor kepada polisi karena perhiasan yang dibeli ternyata hanya berlapis emas dan disertai nota pembelian palsu. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mengamankan dua pelaku di lokasi.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Pemkab Wonosobo Aktifkan Siaga Lintas Sektor

“Dari keterangan awal, kami kemudian menelusuri lebih jauh dan berhasil menangkap empat orang lainnya yang sedang menunggu di dalam mobil di sekitar Alun-alun Wonosobo,” jelas Arif.

Peran Masing-Masing Tersangka

Polisi juga telah mengidentifikasi peran masing-masing anggota sindikat. YEN (44) diduga menjadi otak utama yang mengatur peredaran dan transaksi emas sepuhan. Ia dibantu anaknya, RAS (25), yang bertugas memalsukan nota pembelian.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung
Ratusan Peserta Ikuti Prosesi Tapa Bisu Hari Jadi Wonosobo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:08 WIB

M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan

Berita Terbaru