WONOSOBO – Peluang bagi tenaga kerja asal Indonesia untuk meniti karier di Jepang kembali terbuka lebar. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Mandiri Wonosobo resmi menggandeng ACE Jepang dalam upaya menyiapkan welder atau tenaga pengelasan terampil guna memenuhi kebutuhan industri di Negeri Sakura.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di Wonosobo, Sabtu (20/12/2025). Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menyalurkan tenaga kerja asal Jawa Tengah, terutama Wonosobo, ke sektor industri Jepang seperti ship building, oil and gas, serta konstruksi.
Direktur LPK Bina Mandiri, Doni Khojin, menegaskan bahwa lembaganya sejak awal berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia dengan keterampilan mumpuni dan kompetitif di pasar global.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami fokus mencetak tenaga pengelasan yang benar-benar siap kerja, baik di industri perkapalan, migas, maupun konstruksi. Langkah ini juga bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam peningkatan tenaga kerja terampil,” ujar Doni.
Menurutnya, potensi tenaga kerja dari Wonosobo cukup besar. Minat masyarakat terhadap bidang pengelasan terus meningkat, ditambah dengan kesiapan LPK Bina Mandiri dalam menyediakan fasilitas pelatihan dan sertifikasi.
Setiap tahun, lembaga tersebut melatih lebih dari 800 peserta, dengan sekitar 30 persen berasal dari Wonosobo dan 70 persen dari luar daerah. Program pelatihan disesuaikan kebutuhan industri, dengan durasi bervariasi antara satu hingga tiga bulan.
“Untuk bidang ship building pelatihan berlangsung sekitar satu bulan, sedangkan untuk oil and gas dan piping bertekanan bisa mencapai tiga bulan,” jelasnya.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















