Disperkimhub Wonosobo Siapkan 8 Pos dan Skema Lalu Lintas Hadapi Nataru

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperkimhub Wonosobo Agus Susanto.

i

Kepala Disperkimhub Wonosobo Agus Susanto.

WONOSOBO – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Wonosobo menyiapkan langkah terpadu menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kesiapsiagaan dilakukan untuk mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan mobilitas masyarakat selama masa Nataru.

Berdasarkan data Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan RI serta pemantauan Traffic Monitoring Center (TMC) Disperkimhub Wonosobo, pergerakan orang masuk ke Provinsi Jawa Tengah diprediksi mencapai sekitar 20.230.000 orang atau naik 2,71 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada masa Nataru 2024/2025, kendaraan yang masuk ke Kabupaten Wonosobo tercatat sebanyak 472.256 unit dengan jumlah pergerakan orang mencapai 708.789 orang.

“Kami sudah menyiapkan seluruh langkah teknis dan operasional untuk menghadapi lonjakan arus Nataru, mulai dari pengaturan lalu lintas, sarana prasarana, hingga pelayanan kepada masyarakat,” kata Kepala Disperkimhub Wonosobo Agus Susanto kepada awak media, Senin (15/12/2025).

Untuk Nataru 2025/2026, Disperkimhub memprediksi arus kendaraan masuk ke Wonosobo melalui empat ruas utama. Ruas Banjarnegara-Wonosobo diperkirakan dilalui 106.905 kendaraan dengan 160.358 orang, ruas Purworejo-Wonosobo sebanyak 122.515 kendaraan atau 183.773 orang, ruas Parakan-Wonosobo sebanyak 131.710 kendaraan atau 197.565 orang, serta ruas Dieng-Wonosobo sebanyak 124.203 kendaraan atau 186.305 orang.

Selain itu, Disperkimhub menerapkan pengaturan dan pembatasan operasional angkutan barang selama arus mudik dan balik Nataru 2025/2026. Pembatasan berlaku bagi kendaraan tiga sumbu atau lebih, kendaraan dengan kereta tempelan atau gandengan, serta angkutan hasil galian, tambang, dan bahan bangunan, dengan pengecualian untuk BBM dan gas, hantaran uang, hewan ternak, pupuk, pakan ternak, penanganan bencana, sepeda motor program mudik gratis, serta bahan pokok.

Baca Juga:  Kontrak Sudah Jalan, Sekolah Rakyat Wonosobo Ditarget Rampung Mei 2026

“Kendaraan yang dikecualikan tetap wajib dilengkapi surat muatan yang memuat jenis barang, tujuan pengiriman, serta identitas pemilik barang dan ditempel di kaca depan kiri kendaraan,” ujar Agus.

Sebagai bentuk pelayanan, Disperkimhub menyiapkan rest area dan pos pelayanan Nataru di Terminal Tipe C Sawangan sesuai Surat Dirjen Bina Pembangunan Daerah Nomor 500.7.3/9195/Bangda. Disperkimhub juga mendukung program Mudik Gratis Nataru 2025/2026 Kementerian Perhubungan dengan target 3.090 penumpang menggunakan 75 bus serta pengangkutan 60 sepeda motor dengan dua truk, termasuk tiga bus tujuan Terminal Tipe A Mendolo, Wonosobo.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru