BMKG Warning Cuaca Ekstrem, Pemkab Wonosobo Tingkatkan Kewaspadaan

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

i

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Afif menyoroti sejumlah kejadian yang terjadi belakangan ini, termasuk pergerakan tanah di Pucungkerep, Kecamatan Kaliwiro. Lokasi tersebut hampir tiap tahun dilanda retakan tanah yang merusak permukiman.

“Di situ retakannya sudah jalan dan potensi tanah bergerak. Untuk antisipasi kita, kalau alat bunyi EWS, masyarakat harus menghindari dari lokasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Tersengat Listrik Saat Renovasi, Pekerja Bangunan di Wonosobo Alami Luka Bakar Serius

Opsi relokasi untuk warga terdampak masih dibahas. Pemerintah mempertimbangkan aspek sosial dan kesiapan lokasi sebelum memutuskan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Afif menyebut penanganan bencana akan masuk prioritas program pemerintah pada 2026. Sementara itu, BPBD memastikan seluruh petugas dan sarana penanganan sudah dalam posisi siaga penuh.

Baca Juga:  Truk Tronton Muatan Keramik Hantam Tugu dan Ruko di Pasar Kertek Wonosobo

Koordinator TRC BPBD Wonosobo, Sabarno, menyampaikan bahwa Wonosobo resmi masuk periode cuaca ekstrem sesuai laporan BMKG.

Menurutnya, kesiapan awal menentukan kecepatan respons di lapangan. Ia mengingatkan warga di lereng, bantaran sungai, dan wilayah yang kerap diterjang angin kencang untuk tetap waspada.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru