BMKG Warning Cuaca Ekstrem, Pemkab Wonosobo Tingkatkan Kewaspadaan

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

i

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo meningkatkan level siaga setelah BMKG menetapkan rentang 4-10 Desember sebagai periode cuaca ekstrem. Pemerintah fokus pada percepatan respons dan pengawasan titik-titik rawan longsor.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menilai tren bencana yang muncul di sejumlah daerah menjadi pengingat bahwa Wonosobo memiliki risiko serupa.

“Tentu kita sangat prihatin dengan kejadian bencana di luar sana, di Wonosobo juga,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Ia menyebut curah hujan yang berlangsung berhari-hari sering menjadi pemicu awal terjadinya longsor. Peringatan soal pola hujan ini sudah lama disampaikan BPBD.

“Kita sering diingatkan Kepala BPBD Wonosobo dari dulu-dulu, kalau ada hujan dua hari berturut-turut harus waspada karena berdasarkan pengalaman biasanya ada longsor dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga:  Truk Tronton Rem Blong di Kertek, Evakuasi Berlangsung Lebih dari Enam Jam

Di sisi mitigasi, Pemkab mempertahankan kegiatan rutin seperti susur sungai dan penanaman pohon sebagai langkah menjaga daya dukung lingkungan.

“Di kabupaten sering menggalakkan susur sungai, gerakan tanam pohon yang terus dan harus dilakukan. Itu bagian dari kita menjaga alam,” imbuhnya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru