WONOSOBO – Puluhan pengurus Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Wonosobo (PKKW) menghadiri sidang kasus pemerasan oleh wartawan gadungan di Pengadilan Negeri Wonosobo, Kamis (27/11/2025).
Mereka datang memberikan dukungan kepada Kepala Desa Pucungkerep, Sapto, yang dipanggil sebagai saksi dalam perkara tersebut. Sedikitnya 50 pengurus hadir, terdiri dari perwakilan kecamatan dan pengurus tingkat kabupaten.
Ketua PKKW, Ari Umaryadi, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan bentuk intervensi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami hadir untuk memberikan semangat, agar Kades Sapto tidak merasa sendiri dalam proses hukum ini,” ujarnya.
Kasus ini mencuat setelah seorang oknum LSM berinisial JK mengaku sebagai wartawan dan meminta sejumlah uang kepada Sapto dengan ancaman akan menyebarkan pemberitaan negatif. Aksi tersebut kemudian dilaporkan dan ditangani Satreskrim Polres Wonosobo hingga pelaku berhasil diamankan.
Rohim, Ketua Bidang Hukum PKKW, menyampaikan bahwa organisasi terus mendorong komunikasi yang baik antara kepala desa, media, dan lembaga masyarakat.
“Kami siap menerima kritik yang konstruktif, tetapi harus dilakukan dengan cara yang benar,” katanya.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















