WONOSOBO, DiengPost.com – Empat orang menjadi korban kecelakaan antara minibus dan truk pengangkut semen. Peristiwa ini terjadi di Jalan Wonosobo-Purworwjo, tepatnya masuk wikayah Sikowang, Desa Pecekelan, Kecamatan Sapuran.
Kecelakaan terjadi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 11.50 WIB. Insiden ini menyebabkan sopir minibus beserta tiga penumpangnya lainnya mengalami luka-luka.
Sopir minibus, Muchlis Ma’arif, 61 tahun, menjadi korban pertama dalam kejadian tersebut. Ia tercatat sebagai warga Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.
Muchlis mengalami memar pada bagian kaki akibat benturan keras itu. Ia kini menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Kabupaten Wonosobo.
Tiga penumpang minibus turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Ketiganya berasal dari Dusun Bener Lor, Kelurahan Bener, Kecamatan Kepil.
Luka di Kepala dan Rahang
Arvindo Arby Hamid, 21 tahun, mengalami memar pada bagian rahang. Ia berprofesi sebagai pelajar atau mahasiswa saat kejadian berlangsung.
Ardhi Arhadhita, 39 tahun, turut mengalami luka dalam insiden ini. Ia mengalami memar pada bagian kepala akibat benturan tersebut.
Korban terakhir, Tuminah, 62 tahun, juga mengalami memar di kepala. Sehari-hari, Tuminah bekerja mengurus rumah tangga di kediamannya.
Ketiga penumpang tersebut kini menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Wonosobo. Kondisi mereka dilaporkan sadar saat dievakuasi dari lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Wonosobo, Ipda Rizqi Nursyeha, memastikan tidak ada korban jiwa. Seluruh korban hanya mengalami luka ringan dalam kecelakaan tersebut.
Petugas kepolisian bergerak cepat mengevakuasi para korban usai insiden terjadi. Tim medis kemudian menangani seluruh korban di dua rumah sakit berbeda.
Rizqi menyebut kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp10 juta. Kedua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan.
Satlantas Polres Wonosobo turut mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti. Petugas juga mencatat keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Proses pemeriksaan terhadap pengemudi minibus dan truk masih terus berlangsung. Penyidik akan mendalami kondisi seluruh korban hingga proses hukum tuntas.
Pihak keluarga korban kini menunggu perkembangan kesehatan di rumah sakit masing-masing. Petugas kepolisian memastikan proses hukum kasus ini akan terus ditindaklanjuti.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar







