WONOSOBO, DiengPost.com – Gelombang protes masyarakat melanda jalannya roda Pemerintahan Desa Marongsari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Oleh karena itu, ratusan warga kini kompak melayangkan tuntutan mundur kepada Kades Marongsari Sapuran yang sedang menjabat.
Masyarakat meminta pemimpin desa bernama Suko Nuryanto tersebut meletakkan jabatannya secara sukarela. Selanjutnya, warga menyampaikan aspirasi ini dalam forum audiensi terbuka.
Agenda pertemuan penting ini berlangsung di Mapolsek Sapuran pada Kamis, 11 Juni 2026. Sementara itu, jajaran Forkopimcam Sapuran mengawal ketat jalannya dialog antara warga dan pemerintah desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Sapuran Alfun Haka bersama Kepala Dinsos PMD Kabupaten Wonosobo Harti turut hadir di lokasi. Kemudian, Kades Marongsari Sapuran Suko Nuryanto duduk bersama perwakilan pemuda untuk mendengar keluhan publik.
Dalam hal ini, masyarakat memaparkan rapor merah penyelenggaraan pemerintahan desa selama ini. Warga menyoroti ketidakberesan manajemen penyaluran bantuan sosial.
Oleh sebab itu, perwakilan pemuda Desa Marongsari Mustakim menuntut adanya keterbukaan informasi publik. Sebab, masyarakat mencium aroma penyimpangan dalam pembagian komoditas bantuan dari pemerintah pusat.
“Bantuan PKH, BLT hingga bantuan beras menjadi perhatian warga karena dianggap belum sepenuhnya diterima oleh penerima manfaat,” ujar Mustakim.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











