WONOSOBO, DiengPost.com – Ratusan mahasiswa Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) menggelar aksi di depan gedung rektorat, Selasa (28/4/2026). Aksi dipicu kebijakan akademik yang dinilai mendadak dan merugikan mahasiswa.
Sejak pagi, massa mulai berdatangan. Mereka membawa tuntutan terkait penonaktifan akun Sistem Informasi Mahasiswa (Sima) hingga isu cuti paksa yang disebut berdampak luas.
“Latar belakang aksi hari ini itu timbul karena keresahan para mahasiswa, ya di mana di situ tiba-tiba dinonaktifkan akun Sima dan juga tiba-tiba dicutikan secara paksa,” ungkap Koordinator Aksi, Maulana Irwan Saputra.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi tak hanya berlangsung di lapangan. Gelombang protes juga meluas di media sosial. Seruan aksi menguat seiring banyaknya keluhan mahasiswa terkait akses akademik yang terputus.
Mahasiswa juga mempersoalkan perubahan sistem pembayaran. Kebijakan baru mewajibkan pembayaran dilakukan di awal semester, dengan tenggat hingga 30 April 2026.
“Seharusnya kan ketika ada surat seperti itu, harusnya dari semester sebelumnya. Tapi ini muncul, sudah semester baru,” sebutnya.
Aksi Mahasiswa Unsiq Sempat Memanas
Kondisi di lapangan sempat memanas. Massa yang menunggu hasil audiensi mulai gelisah. Sejumlah mahasiswa bahkan mencoba masuk ke dalam gedung rektorat.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















