14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Dongkrak Pendapatan Daerah, DPRD Wonosobo Dorong Digitalisasi Pajak

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Wonosobo Mugi Sugeng.

i

Wakil Ketua DPRD Wonosobo Mugi Sugeng.

WONOSOBO, DiengPost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kini tengah mengambil langkah serius agar DPRD Wonosobo dorong digitalisasi sistem perpajakan daerah sebagai solusi utama meningkatkan kemandirian fiskal.

Upaya tersebut muncul setelah legislatif merampungkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025. Meski capaian makro seperti IPM menunjukkan kenaikan, para wakil rakyat tetap menyodorkan ratusan rekomendasi kritis.

Wakil Ketua DPRD Wonosobo Mugi Sugeng menilai laporan ini sangat krusial karena menjadi dokumen transisi akhir periode jabatan kepala daerah. Ia menyoroti kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih berada di bawah angka 20 persen terhadap APBD.

Baca Juga:  NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengambil langkah berani untuk menggali potensi pendapatan baru. Hal ini harus berjalan tanpa harus memberatkan masyarakat melalui kenaikan tarif pajak yang drastis.

“Kami ingin memastikan bahwa DPRD Wonosobo dorong digitalisasi ini benar-benar mampu meminimalisir kebocoran anggaran di berbagai sektor,” ujar Mugi Sugeng saat memberikan keterangan pers.

Baca Juga:  Ditinggal Tidur, Rumah Lansia di Watumalang Wonosobo Ludes Dilalap Api

Audit Objek Pajak dan Ancaman Tutup BUMD

Selanjutnya, Mugi mengusulkan adanya pemutakhiran data atau review terhadap objek pajak di lapangan. Ia menemukan fakta banyak lahan yang secara administratif masih berstatus sawah, namun aslinya sudah berubah menjadi bangunan komersial.

Sektor pariwisata, khususnya perhotelan dan homestay, juga mendapatkan sorotan tajam dalam rapat paripurna tersebut. Dari lebih 500 unit homestay yang menjamur di Wonosobo, realisasi pajaknya ternyata masih tertahan di bawah angka Rp3 miliar.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun
Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan
Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:53 WIB

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Berita Terbaru