Operasi Pasar di Berbagai Titik, Dinkes Wonosobo Temukan Puluhan Pangan Berbahaya

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Kesehatan menguji sampel makanan yang diambil di berbagai pasar di Wonosobo.

i

Petugas Dinas Kesehatan menguji sampel makanan yang diambil di berbagai pasar di Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo menemukan peredaran pangan berbahaya dalam operasi pasar yang digelar di sejumlah pasar tradisional. Temuan tersebut menunjukkan masih adanya produk pangan berisiko yang beredar di tengah masyarakat.

Operasi pasar dilakukan sejak 19 Februari 2026 dan menyasar berbagai titik di Kabupaten Wonosobo. Lokasi pemeriksaan meliputi Pasar Induk Wonosobo, Pasar Kalibeber, Pasar Jawar, Sapuran, Gadingrejo Kepil, Kaliwiro, dan Selomerto, serta akan dilanjutkan di Pasar Garung.

Baca Juga:  Jembatan di Kalikajar Wonosobo Ambrol, Aktivitas Harian Warga Terganggu

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang kami lakukan untuk memastikan bahwa pangan yang beredar di pasar aman dari produk-produk berbahaya,” ujar Kepala Bidang Pelayanan dan SDK Dinkes Wonosobo, Widi Hartono, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaannya, operasi pasar melibatkan lintas sektor, mulai dari Satpol PP, kepolisian, hingga tenaga kesehatan. Pemeriksaan difokuskan pada makanan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya.

Dinkes menggunakan empat indikator dalam pengujian sampel, yakni boraks, formalin, pewarna merah, dan pewarna kuning. Keempat indikator tersebut masih menjadi temuan utama dalam pengawasan pangan.

Baca Juga:  Pemkab Wonosobo Kucurkan Rp720 Juta untuk Insentif 600 Guru Keagamaan Nonformal

“Dari tahun ke tahun karakteristik temuan dalam operasi pasar ini polanya masih sama,” ujar Widi.

179 Sampel Makanan di Berbagai Pasar di Wonosobo Diambil

Selama operasi pasar berlangsung, petugas mengambil 179 sampel makanan dari pedagang di berbagai pasar. Sampel tersebut diperiksa untuk memastikan keamanan sebelum dikonsumsi masyarakat.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers
DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo
Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo
Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo
M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan
Menengok Sanera Lounge, Wadah Santai dan Ruang Kreatif Baru di Wonosobo
Puncak Hari Jadi Wonosobo ke-201 Meriah dengan Prosesi Pisowanan Agung
Ratusan Peserta Ikuti Prosesi Tapa Bisu Hari Jadi Wonosobo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:30 WIB

Stok Aman, Penebusan Pupuk Subsidi Wonosobo Kian Praktis Lewat Aplikasi i-Pubers

Senin, 27 Juli 2026 - 10:00 WIB

DPD Jateng : Musda Golkar Wonosobo Sah, Imam Teguh Purnomo Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:24 WIB

Unik, Bocah Kaliwiro Minta Naik Kuda Sebelum Cukur Rambut Gimbal di Hari Jadi Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Lestarikan Tradisi, Tujuh Anak Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal di Wonosobo

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:08 WIB

M Abdullah Surati Bupati Purworejo Minta Kepastian Pengunduran Diri dari Dewan Pendidikan

Berita Terbaru