Solidaritas untuk Arianto Tawakal, Mahasiswa dan Komunitas di Wonosobo Gelar Aksi Damai dan Pasar Gratis

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan massa mahasiswa dan komunitas menggelar aksi solidaritas di Alun-alun Wonosobo, Kamis (26/2/2026).

i

Puluhan massa mahasiswa dan komunitas menggelar aksi solidaritas di Alun-alun Wonosobo, Kamis (26/2/2026).

WONOSOBO, DiengPost.com – Puluhan massa mahasiswa dan komunitas menggelar aksi solidaritas di Alun-alun Wonosobo, Kamis (26/2/2026). Aksi ini digelar untuk menyikapi kasus penganiayaan terhadap Arianto Tawakal yang berujung meninggal dunia.

Aksi tersebut diikuti puluhan orang dari PMII Wonosobo, Sekepal Oemat, Teater Banyu, Aksi Kamisan Wonosobo, serta Lapak Baca. Massa menyampaikan sikap melalui refleksi, orasi, dan pasar gratis.

“Institusi Kepolisian Republik Indonesia hari ini tidak lebih dari sekadar mesin represi yang telah kehilangan rupa kemanusiaannya,” kata Ketua PC PMII Wonosobo, Ahmad Nur Sholih.

Rangkaian kegiatan diisi refleksi bersama, lapak baca, pembacaan puisi, pertunjukan teatrikal, live mural, musik, pasar gratis, serta buka puasa bersama. Seluruh agenda dipusatkan di Alun-alun Wonosobo.

Aksi solidaritas ini digelar menyusul meninggalnya Arianto Tawakal, seorang pelajar berusia 14 tahun asal Tual, Maluku. Kasus tersebut menjadi perhatian publik dan memicu gelombang solidaritas.

Baca Juga:  Dua Aktivis Ditangkap Paksa di Semarang, PMII Wonosobo Kecam Pembungkaman Gerakan Sipil

“Kematian Arianto Tawakal bukanlah kebetulan, melainkan tindak pidana pembunuhan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia,” ujar Ahmad Nur Sholih.

Arianto Meninggal Diduga Dianiaya Anggota Polisi

Diketahui, Arianto Tawakal meninggal dunia akibat dugaan penganiayaan oleh Bripda Masias Siahaya, anggota Brimob Polda Maluku. Peristiwa itu terjadi di Jalan RSUD Maren, Kota Tual, Maluku, pada Kamis pagi, 19 Februari 2026.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru