Dalam pernyataan sikapnya, massa menyebut kekerasan aparat sebagai persoalan sistemik. Mereka menilai praktik tersebut terus berulang dan melahirkan korban dari kalangan warga sipil.
“Ini bukan anomali atau kelalaian prosedur, melainkan buah dari kultur kekerasan yang dipelihara secara sadar oleh kekuasaan,” kata Ahmad Nur Sholih.
Massa menuntut pengusutan tuntas kasus tersebut serta mendesak agar pelaku diproses melalui peradilan pidana umum. Mereka menolak penyelesaian yang hanya berhenti pada mekanisme etik internal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, massa juga menuntut pertanggungjawaban Kapolri serta mendesak reformasi institusi Polri agar praktik represif tidak terus berulang.
“Usut tuntas dan adili pelaku, pecat aparat yang terlibat, serta hentikan praktik represif di tubuh Polri,” tegas Ahmad Nur Sholih.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















