WONOSOBO, DiengPost.com – Volume sampah di TPA Wonorejo Kabupaten Wonosobo pada 2025 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Meski belum signifikan, upaya pengurangan dari hulu dan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) mulai menunjukkan hasil.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH), total timbunan sampah pada 2025 tercatat 38.252 ton, turun dari 43.200 ton pada 2024. Secara rata-rata, jumlah residu sampah yang masuk ke TPA Wonorejo berkurang 10 hingga 15 ton per hari dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala DLH Kabupaten Wonosobo, Endang Lisdiyaningsih mengatakan penurunan tersebut merupakan hasil dari strategi pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang pertama tentu pengurangan dari hulu, melibatkan desa, kelurahan, RT, RW sampai ke keluarga. Itu yang paling utama,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengoptimalkan TPS 3R yang telah terbangun di sejumlah wilayah. Keberadaan TPS 3R dinilai efektif dalam menekan jumlah residu yang harus dibuang ke TPA.
“Contohnya, yang biasanya menghasilkan empat ton sampah, setelah ada TPS 3R residunya bisa turun menjadi satu ton,” jelasnya.
Endang mendorong peningkatan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah membutuhkan biaya operasional, mulai dari tenaga kerja hingga bahan bakar.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











