Pendataan Tambang Diperketat, Pemkab Wonosobo Bidik Potensi Pajak Rp6 Miliar Dari Galian C

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPPKAD Wonosobo, Tri Antoro.

i

Kepala BPPKAD Wonosobo, Tri Antoro.

WONOSOBO – Potensi pajak galian C di Kabupaten Wonosobo diproyeksikan mencapai sekitar Rp6 miliar per tahun, berdasarkan hasil penghitungan awal pemerintah daerah terhadap produksi harian para pelaku usaha tambang.

Proyeksi tersebut kini menjadi dasar Pemkab untuk melakukan pendataan ulang secara menyeluruh demi memastikan angka yang tercatat benar-benar sesuai kondisi lapangan.

Dalam empat bulan terakhir, pemerintah memperketat proses perizinan sekaligus menelusuri ulang aktivitas tambang di berbagai titik. Pendataan dilakukan untuk mencocokkan produksi riil dengan laporan para pengusaha serta memastikan setiap pelaku usaha memenuhi kewajiban pajaknya.

Kepala BPPKAD Wonosobo, Tri Antoro, menjelaskan bahwa perhitungan potensi pajak tersebut masih bersifat proyeksi.

“Kalau kita kalikan satu tahun, potensi itu akan tercukupi, tapi kita akan cek data di lapangan, Kalau memang keluarnya 5 kubik, jangan dipaksakan menjadi 10. Tapi kalau 10, jangan dipaksakan menjadi 5,” ujarnya, Senin (1/12/2025).

Baca Juga:  Polres Wonosobo Siagakan 300 Personel Amankan Malam Akhir Tahun 2025

Ia menambahkan bahwa pendataan dilakukan tidak semata fokus pada pendapatan daerah, tetapi juga pada dampaknya terhadap lingkungan dan infrastruktur.

“Pemerintah daerah tidak gegabah, pasti menggunakan regulasi yang jelas,” tambahnya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru