Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil cukup besar bagi empat keluarga terdampak. Rumah milik Mursono, 77 tahun, dan istrinya Suwarti mengalami kerusakan paling parah dengan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
“Rumah berbahan kayu tersebut praktis tidak menyisakan banyak bagian yang utuh. Beruntung, sepasang suami istri lanjut usia itu berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka,” ungkapnya.
Tiga rumah tetangga turut terdampak imbas kebakaran tersebut. Rumah milik Kusnanto, 34 tahun, mengalami kerusakan pada bagian kaca, onderdil bengkel, dan atap, dengan kerugian sekitar Rp25 juta.
Rumah milik Suryono, 55 tahun, mengalami kerusakan pada bangunan dapur permanen, bagian atap, hingga sejumlah perabotan rumah tangga. Kerugian yang dialami keluarga ini ditaksir mencapai Rp150 juta, terbesar kedua dalam insiden tersebut.
Sementara itu, rumah milik Sutiyono, 52 tahun, hanya mengalami kerusakan pada bagian atap seng. Kerugian yang dialami keluarga ini relatif kecil, yakni sekitar Rp7 juta.
Meski empat rumah mengalami kerusakan, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Total aset warga yang berhasil diselamatkan dari kebakaran ini ditaksir mencapai Rp2 miliar.
Dari hasil pemeriksaan sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh tungku api yang digunakan warga sehari-hari. Petugas masih akan mendalami penyebab pasti kejadian tersebut.
Penanganan kebakaran ini melibatkan sejumlah unsur gabungan di lapangan, mulai dari Damkar Wonosobo, TRC BPBD Wonosobo, RPB Watumalang, hingga Redkar Wonosobo. TNI, Polri, pemerintah Desa Kalidesel, dan warga setempat turut membantu proses evakuasi dan pemadaman.
Dalam penanganannya, Tim Damkar mengerahkan tiga unit armada, yakni Unit Thanos, unit tangki, dan unit siaga. Ketiga armada tersebut dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2







