Menyikapi situasi tersebut, tim relawan gabungan yang terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, perangkat desa, relawan kebencanaan, komunitas pecinta alam, serta pihak terkait lainnya segera mendirikan posko darurat pencarian.
Operasi pencarian kemudian dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan sejumlah personel yang diterjunkan ke kawasan Gunung Bismo.
Camat Watumalang, Arief Hardiyanto, mengatakan bahwa proses pencarian telah dilakukan secara maksimal dengan membagi personel ke dalam tujuh Search and Rescue Unit (SRU).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembagian tim tersebut bertujuan untuk mempercepat proses penyisiran di titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir kedua remaja itu.
“Tim pencarian dibagi menjadi tujuh SRU untuk menyisir sejumlah jalur dan area yang diduga dilewati korban. Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” kata Arief.
Menurutnya, operasi pencarian juga telah dikoordinasikan dengan pihak Basarnas mengingat medan pencarian yang cukup berat dan membutuhkan penanganan khusus.
Selain kondisi geografis yang terjal, cuaca di kawasan Gunung Bismo yang cenderung berubah-ubah juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











