WONOSOBO, DiengPost.com – PC GP Ansor Wonosobo bersama Satkorcab X-23 Banser Wonosobo menyiapkan 16 posko mudik Lebaran 2026. Posko tersebar di 15 kecamatan dan mulai beroperasi sejak Minggu 15 Maret 2026.
Posko ini akan siaga hingga H+7 arus balik. Kehadirannya difokuskan untuk membantu pemudik yang melintas di wilayah Wonosobo.
Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional GP Ansor. Secara nasional, tercatat 588 titik posko mudik berdiri di seluruh Indonesia, dengan 267 titik berada di Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Wonosobo, satu posko induk ditempatkan di samping gerbang masuk Terminal Mendolo. Sementara 15 posko lainnya berada di tingkat kecamatan melalui Satkoryon.
Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Dr. H.M. Shidqon Prabowo, turut memantau langsung kesiapan posko. Kunjungan ini sekaligus memastikan pelayanan berjalan optimal.
Pengelolaan posko berada di bawah komando Satkorcab X-23 Banser Wonosobo. Sistem penjagaan dibagi menjadi dua shift setiap hari.
“Setiap personel memiliki peran sesuai satuan masing-masing, mulai dari pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan ringan, hingga kesiapsiagaan bencana dan pengamanan internal,” ujarnya.
Personel yang terlibat berasal dari berbagai satuan khusus. Di antaranya Balantas, Basada, Bagana, hingga Banser Provost.
Posko juga menyediakan sejumlah fasilitas untuk pemudik. Mulai dari tempat istirahat hingga minuman gratis bagi yang mengambil rukhsah tidak berpuasa.
Selain itu, tersedia layanan pijat refleksi dan bantuan bagi pemudik yang mengalami kendala kendaraan maupun kecelakaan ringan. Fasilitas ini disiapkan untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan.
“Harapannya, fasilitas yang ada bisa terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” pungkasnya.
Keberadaan posko ini diharapkan mampu memperkuat rasa aman bagi pemudik, sekaligus memperlancar arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran di wilayah Wonosobo.
Editor : A.L. Khakim

















