15 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

15 Sep 2026

Ratusan Pemudik Tiba, Pemkab Wonosobo Gelar Penyambutan Hangat di Pendopo

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO, DiengPost.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyambut kedatangan ratusan pemudik yang mengikuti program mudik gratis di Pendopo Selatan, Senin malam (16/3/2026). Penyambutan dilakukan langsung oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, sebagai bentuk kepedulian kepada warga Wonosobo yang merantau, terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kedatangan para pemudik tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika pada tahun lalu hanya tersedia lima armada bus, tahun ini jumlahnya bertambah menjadi sembilan unit dan seluruhnya terisi penuh oleh peserta mudik.

“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi sekaligus hasil kerja sama yang baik antara Pemkab Wonosobo dan Ikatan Keluarga Wonosobo (IKW) di Jakarta,” ujarnya.

Afif turut menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Keluarga Wonosobo (IKW), khususnya koordinator lapangan Taqin, yang telah mengawal perjalanan para pemudik dari Jakarta hingga tiba dengan selamat di Wonosobo.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan, pemerintah daerah menggandeng pihak kepolisian. Setibanya di Pendopo, para pemudik langsung diantar menuju kecamatan masing-masing dengan pengawalan dari jajaran Polsek setempat.

Baca Juga:  Kawal Gizi Siswa, Anggota DPR RI Vita Ervina Ajak Warga Awasi Program MBG di Wonosobo

Selain pengantaran, pemerintah juga menyediakan fasilitas istirahat serta minuman bagi para pemudik sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Wonosobo, Agus Susanto, menjelaskan bahwa sembilan armada bus tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, terdiri dari dua bus bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, enam bus dari Pemkab Wonosobo, serta satu bus dukungan dari Baznas.

“Seluruh armada tiba dengan selamat dan para pemudik langsung didistribusikan ke kecamatan masing-masing dengan pengawalan Polsek,” jelasnya.

Program ini mendapat respons positif dari para pemudik. Salah satu peserta, Narti, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas mudik gratis, terutama bagi perantau dengan keterbatasan biaya. Ia bahkan telah mengikuti program tersebut selama empat tahun berturut-turut.

“Sangat membantu kami yang merantau. Pelaksanaannya juga semakin baik dari tahun ke tahun,” katanya.

Hal serupa disampaikan Sunarti, warga Kenjer, Kertek, yang bekerja di Jakarta. Ia menilai program ini tidak hanya mengurangi beban biaya perjalanan, tetapi juga memberikan rasa aman selama perjalanan hingga tiba di daerah asal.

Baca Juga:  Tak Kunjung Pulang Saat Cari Rumput, Buruh Tani di Sapuran Ditemukan Meninggal di Sungai

“Alhamdulillah sangat terbantu. Perjalanan jadi lebih tenang karena difasilitasi pemerintah, apalagi sampai di Wonosobo juga langsung diantar ke kecamatan,” ungkapnya.

Perwakilan IKW, Taqin, juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap para perantau. Ia menyebut dalam tiga tahun terakhir para pemudik mendapatkan sambutan langsung di Pendopo Bupati, sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilakukan sejak program ini dimulai pada 2010.

“Ini bentuk perhatian yang luar biasa kepada para perantau,” ujarnya.

Secara keseluruhan, sekitar 280 pemudik dari Jakarta dan sekitarnya mengikuti program mudik gratis tahun ini. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah dengan rencana kedatangan empat bus tambahan dari program mudik yang difasilitasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program mudik gratis ini diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah, sekaligus memastikan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi warga Wonosobo.

Editor : A.L. Khakim

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun
Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan
Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:53 WIB

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Berita Terbaru