WONOSOBO, DiengPost.com – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Vita Ervina, S.E., M.B.A., mendorong masyarakat di Kabupaten Wonosobo untuk terlibat aktif mengawasi jalannya program MBG di Wonosobo.
Pengawasan publik dianggap krusial demi memastikan bantuan pangan bagi siswa tepat sasaran dan memenuhi standar kesehatan yang ketat.
Dalam sosialisasi di Kecamatan Kepil, Kamis (05/03/2026), Vita menegaskan bahwa program MBG adalah fondasi menuju Generasi Emas 2045. Karena sasarannya adalah anak sekolah, penyajian makanan yang aman dan bergizi menjadi prioritas utama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia meminta masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan kejanggalan atau kualitas menu yang buruk dalam pelaksanaannya.
Standar Keamanan Pangan: Wajib Ludes dalam 4 Jam
Politisi dari Dapil Jawa Tengah VI ini mengingatkan bahwa setiap menu dalam program MBG di Wonosobo harus mematuhi aturan higienitas yang tinggi.
Salah satu poin penting adalah batas waktu konsumsi maksimal empat jam setelah makanan dimasak. Melebihi batas tersebut, risiko kontaminasi bakteri meningkat drastis dan berpotensi memicu keracunan massal pada peserta didik.
Secara komposisi, setiap porsi harus mencakup gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayuran, serta serat dari buah-buahan.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















