WONOSOBO, DiengPost.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Wonosobo–Dieng, tepatnya di wilayah Kelurahan Kalianget, Kecamatan Wonosobo, Senin (16/3/2025). Seorang mahasiswa asal Kecamatan Mojotengah meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Peristiwa ini melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AA-2619-Z dengan sebuah microbus bernomor polisi AA-7207-OF. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.20 WIB saat arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau sedang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Wonosobo, Iptu Erik Aghista, mengatakan kecelakaan terjadi ketika sepeda motor melaju dari arah utara menuju selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sepeda motor Honda Beat yang dikendarai A.R. (21) melaju dari arah Dieng menuju Wonosobo,” ujar Erik.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara motor berusaha mendahului kendaraan di depannya yang tidak diketahui identitasnya. Manuver tersebut membuat motor melewati marka as jalan.
Diduga pengendara tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Motor kemudian terjatuh dan pengendara terpental ke jalur berlawanan.
“Pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju microbus AA-7207-OF yang dikemudikan A.M. (31) warga Kecamatan Garung,” kata Erik.
Karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat, benturan tidak dapat dihindari. Sepeda motor dan microbus pun terlibat tabrakan di badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, pengendara motor mengalami luka di bagian kepala dan sempat tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
“Korban kemudian dibawa ke RSUD Setjonegoro Wonosobo untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Erik.
Namun dalam penanganan di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Polisi memastikan korban merupakan mahasiswa asal Kecamatan Mojotengah.
Selain korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang terlibat. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp500 ribu.
Polisi mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama saat kondisi cuaca hujan. Pengendara diminta tidak memaksakan mendahului kendaraan lain jika kondisi jalan dan jarak pandang tidak memungkinkan.
Editor : A.L. Khakim

















