WONOSOBO, DiengPost.com – Tim penyelamat jalur Deroduwur baru saja menyelesaikan misi penyelamatan darurat. Peristiwa ini terjadi saat dua pendaki Gunung Bismo alami hipotermia pada Sabtu (7/3/2026).
Kedua pendaki perempuan asal Purwokerto tersebut terjebak kondisi fisik yang menurun drastis di ketinggian. Oleh karena itu, tim ranger segera merespons laporan masuk guna memberikan pertolongan pertama secara cepat.
Koordinator ranger, Wahyu Syafii, menjelaskan bahwa tim menerima laporan gangguan kesehatan tersebut sekitar pukul 13.00 WIB. Korban bernama Amel dan rekannya, Tamara, berada dalam kondisi lemas di area Pos Empat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wahyu segera memberangkatkan empat personel tim evakuasi pertama menuju lokasi kejadian. Akibatnya, tim harus mendaki cepat di tengah cuaca dingin karena dua pendaki Gunung Bismo alami hipotermia tersebut butuh bantuan.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung memberikan tindakan medis untuk menstabilkan suhu tubuh. Meskipun demikian, korban masih dalam keadaan sangat lemah sehingga membutuhkan bantuan fisik secara penuh.
Penanganan Darurat dan Mobilisasi Korban Menuju Basecamp
Setelah kondisi mulai sedikit membaik, tim memutuskan membawa korban turun dengan cara menggendongnya secara bergantian. Namun, medan yang menantang membuat proses mobilisasi ini membutuhkan tenaga ekstra dari para ranger lapangan.
“Kondisi survivor mulai membaik setelah penanganan awal di lokasi,” ujar Wahyu saat memberikan keterangan resmi.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















