“Jalan ini sudah lama rusak, kurang lebih sekitar lima tahunan, bahkan bisa dibilang lima sampai sepuluh tahun. Sering ditambal, tapi sekarang kondisinya memang sudah sangat parah,” kata Hendri.
Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo terkait jalan rusak Kalibeber-Deroduwur. Tuntutan disampaikan sebagai bagian dari aksi simbolik yang digelar di lokasi.
Warga mendesak pemerintah daerah melakukan perbaikan total dan permanen di ruas Jalan Kalibeber-Deroduwur serta Mojosari-Gondang. Mereka juga meminta pembangunan sistem drainase terintegrasi untuk mencegah kerusakan jalan berulang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, warga meminta perbaikan jalan rusak tersebut dilakukan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.
Warga juga mendorong agar perbaikan jalan dan drainase masuk prioritas utama pembangunan infrastruktur Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2027.
Camat Mojotengah, Eko Widi Nugroho, menemui massa aksi yang menggelar protes di ruas Jalan Kalibeber-Deroduwur, Wonosobo. Pertemuan dilakukan di lokasi aksi untuk merespons aspirasi warga terkait kondisi jalan rusak.
Di sekitar lokasi, tampak material perbaikan jalan sudah menumpuk di pinggir ruas jalan Kalibeber-Deroduwur. Pengerjaan perbaikan jalan juga terlihat mulai dilakukan di beberapa titik.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

















