Kedua warga tersebut terjatuh ke sungai. Dua warga lain yang berusaha memberikan pertolongan ikut terseret arus akibat longsoran.
“Sesaat sebelum jembatan roboh, terdapat dua warga yang sedang melintas dan dua warga lainnya yang berupaya memberikan pertolongan ikut terseret arus sungai, namun seluruh korban berhasil diselamatkan,” kata Aldhiana.
Aldhiana menjelaskan korban yang melintas masing-masing berinisial A (17) dan F (18). A mengalami retak tulang, sedangkan F mengalami luka ringan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua warga yang melakukan pertolongan berinisial H (26) dan W (36). Keduanya mengalami luka ringan. Seluruh korban merupakan warga Dusun Semampir, Desa Kalikuning.
“Perlu disampaikan bahwa bencana ini merupakan kejadian yang kedua di lokasi yang sama,” ujar Aldhiana.
Aldhiana menambahkan longsor serupa sebelumnya terjadi pada Mei 2025. Lokasi tersebut telah disurvei BPBD dan DPU PR, lalu ditangani secara darurat melalui APBDes karena statusnya aset desa.
Sekretaris Komisi C DPRD Wonosobo, Wisnu Ibet Pradana, menyampaikan keprihatinan atas ambrolnya jembatan di Desa Kalikuning akibat erosi air.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















