Viral Gerakan Stop Bayar Pajak di Jateng, Penerimaan Pajak Kendaraan Wonosobo Merosot Awal 2026

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga sedang mengantre membayar pajak kendaraan di Samsat Wonosobo.

i

Warga sedang mengantre membayar pajak kendaraan di Samsat Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Maraknya seruan gerakan Stop Bayar Pajak di media sosial Jawa Tengah menarik perhatian publik. Menyikapi fenomena tersebut, UPPD SAMSAT Wonosobo mengonfirmasi adanya penurunan pendapatan pajak kendaraan bermotor pada awal 2026.

Kepala UPPD SAMSAT Wonosobo, Himawan, menyebut penerimaan pajak kendaraan pada Januari 2026 turun sekitar 2,5 persen dibandingkan Januari 2025. Penurunan itu setara sekitar Rp1,4 miliar dari target Rp6 miliar.

Baca Juga:  Viral Loket Tutup dan Dikeluhkan Pelanggan, PLN Wonosobo Angkat Bicara

“Kalau dibandingkan Januari tahun lalu, Januari 2026 ini kami minus sekitar 2,5 persen. Secara nominal kurang lebih Rp1,4 miliar,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan tren penurunan belum berhenti. Pola serupa mulai terlihat pada Februari 2026.

Jumlah hari efektif pembayaran yang lebih pendek turut memengaruhi penerimaan. Kondisi tersebut membuat proyeksi pendapatan semakin berat.

Baca Juga:  Truk Muatan Baja Terjun Jurang di Jalur Parakan - Wonosobo, Dua Nyawa Melayang

Jika tren ini berlanjut, potensi kehilangan pendapatan hingga akhir tahun cukup besar. Dari target opsen pajak kendaraan bermotor 2026 sekitar Rp55 miliar, pendapatan daerah berisiko tergerus hingga 20 persen.

“Kalau kondisi ini terus terjadi, sampai akhir tahun potensi pendapatan yang hilang bisa sampai 20 persen,” kata Himawan.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru