Dirut RSUD Wonosobo Pastikan Layanan Kesehatan Tak Terganggu Meski PBI Dinonaktifkan

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Setjonegoro, dr. Danang Sananto

i

Direktur RSUD Setjonegoro, dr. Danang Sananto

WONOSOBO, DiengPost.com – RSUD Setjonegoro Wonosobo menegaskan komitmennya untuk tetap melayani pasien peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang status kepesertaannya dinonaktifkan, terutama bagi penderita penyakit kronis dan berbiaya tinggi yang membutuhkan penanganan segera.

Direktur RSUD Setjonegoro, dr. Danang Sananto Sasongko, menyampaikan bahwa rumah sakit tidak akan menolak pasien hanya karena kendala administratif. Hal ini disampaikannya menjelang pelantikan Pengurus Komunitas Jurnalis Wonosobo (KJW) di Yogyakarta, Senin malam (9/2/2026).

Baca Juga:  Laga Hidup-Mati PSIW di Kandang Slawi United, Laskar Kolodete Wajib Menang demi Lolos ke 16 Besar

“Untuk penyakit yang tidak bisa ditunda seperti cuci darah, talasemia, dan penyakit kronis lainnya, kami pastikan tetap dilayani. Tidak ada cerita pasien ditolak. Urusan administrasi menyusul,” tegas dr. Danang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, sekitar 55 ribu peserta BPJS PBI di Kabupaten Wonosobo dinonaktifkan secara mendadak dari total lebih dari 400 ribu peserta. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pasien yang menjalani pengobatan rutin.

Baca Juga:  Ratusan Personel Disiagakan, Polres Wonosobo Perkuat Pengamanan Malam Tahun Baru

Menanggapi hal tersebut, RSUD Setjonegoro langsung mendorong koordinasi lintas sektor dengan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Bupati Wonosobo untuk mencari solusi cepat dan menyeluruh.

“Kami langsung minta dilakukan rapat koordinasi. Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan pasien,” ujarnya.

Sebagai langkah sementara, rumah sakit mengambil kebijakan diskresi dengan tetap menerima pasien terlebih dahulu, khususnya yang membutuhkan layanan darurat dan berkelanjutan. RSUD juga menyiapkan sejumlah alternatif pembiayaan sementara.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru