Hutan Wonosobo Kritis, JATUBU Ancam Turun ke Jalan Jika Kerusakan Terus Dibiarkan

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan menanam pohon Jatubu di Sukoharjo

i

Gerakan menanam pohon Jatubu di Sukoharjo

WONOSOBO, DiengPost.com – Kondisi hutan di Kabupaten Wonosobo dinilai sudah memasuki fase kritis. Yayasan Jagat Tunas Bumi (JATUBU) bahkan mengancam akan turun ke jalan jika kerusakan lingkungan terus dibiarkan.

Sikap tegas itu disampaikan JATUBU dalam kegiatan Puncak Musim Tanam 2025 – Gerakan Penanaman Kopi Nusantara di Desa Kupangan, Kecamatan Sukoharjo, Kamis (5/2/2026).

Ketua JATUBU, Mantep Abdul Ghoni, menyebut saat ini pihaknya masih memilih jalur aksi nyata melalui penanaman dan perawatan hutan. Namun, sikap itu bisa berubah jika tidak ada keseriusan dari para pemangku kepentingan.

“Hari ini kita masih menanam dan berbuat. Tapi kalau nanti ada pemicu-pemicu, terutama dari stakeholder yang menguasai hutan, itu bisa membuat kami turun ke jalan,” tegasnya.

Ia menilai kerusakan hutan di Wonosobo sudah terlihat jelas di berbagai wilayah. Dampaknya berupa longsor, banjir, hingga perubahan fungsi lahan yang masif.

Baca Juga:  Pemkab Wonosobo Salurkan Bantuan untuk Pemulung, Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Sejumlah kejadian disebut sebagai bukti. Longsor terjadi di Gunung Kembang seluas sekitar 14 hektare, Patak Banteng sekitar 1,5 hektare, serta tujuh titik longsor di kawasan Menjer.

Mantep menyebut rangkaian bencana itu merupakan peringatan serius yang tak boleh diabaikan.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Keris Sepuh Dipamerkan di Wonosobo
Mencekam! Ular Sanca Empat Meter Bersembunyi di Plafon Dapur Rumah Warga Leksono
Kunjungi Markas Kodim, Puluhan Siswa Ikuti Edukasi Wawasan Kebangsaan Anak SD
Sabet Juara Turnamen Mobile Legends Kapolres, ROWLAST 12 Melaju ke Tingkat Polda
Antisipasi Penularan Paru, Polres Wonosobo Kawal Skrining TBC Anak Sekolah
Wonosobo Perkuat Ekonomi Lokal melalui Forum Investasi WIBF 2026
Paska Didemo Warga, Kades Marongsari Sapuran Siap Berhenti Jika Gagal Selesaikan Kewajiban
Rayakan Anniversary Pertama, Paguyuban Driver Pandowo Wonosobo Soroti Potongan Aplikator 20 Persen

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:17 WIB

Ratusan Keris Sepuh Dipamerkan di Wonosobo

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:11 WIB

Mencekam! Ular Sanca Empat Meter Bersembunyi di Plafon Dapur Rumah Warga Leksono

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:15 WIB

Kunjungi Markas Kodim, Puluhan Siswa Ikuti Edukasi Wawasan Kebangsaan Anak SD

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:09 WIB

Sabet Juara Turnamen Mobile Legends Kapolres, ROWLAST 12 Melaju ke Tingkat Polda

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:00 WIB

Antisipasi Penularan Paru, Polres Wonosobo Kawal Skrining TBC Anak Sekolah

Berita Terbaru

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat saat meninjau pameran keris, barang antik, dan batu mulia di Gedung Sasana Adipura Kencana, Kabupaten Wonosobo.

Wonosobo

Ratusan Keris Sepuh Dipamerkan di Wonosobo

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:17 WIB