Gratiskan Layanan Kesehatan Bagi Warga Kurang Mampu, Klinik PMI Wonosobo Bersiap Layani 24 Jam

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga saat mengakses layanan kesehatan di Klinik PMI Wonosobo.

i

Seorang warga saat mengakses layanan kesehatan di Klinik PMI Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Klinik Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonosobo membuka layanan kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu. Layanan ini diberikan melalui skema BPJS Kesehatan dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya PMI untuk memperluas akses layanan kesehatan dasar bagi warga Wonosobo dan daerah sekitarnya.

Selain melayani masyarakat umum, Klinik PMI Wonosobo juga mewajibkan seluruh karyawan dan pengurus PMI untuk mendaftarkan kepesertaan BPJS Kesehatan di klinik tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mendukung optimalisasi layanan internal.

“Di kami ada SOP tersendiri. Untuk masyarakat yang tidak mampu, layanan bisa digratiskan dengan syarat ada SKTM dari kepala desa,” kata Ketua PMI Kabupaten Wonosobo, Heru Kurniawan Nurdiansyah, kepada diengpost.com, Senin (5/1/2026).

Baca Juga:  Truk Bermuatan Baja Ringan Terjun ke Jurang di Kertek, Tabrak Mobil dan Tiga Motor

Heru menjelaskan, layanan di Klinik PMI Wonosobo masih bersifat pelayanan dasar. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan gigi, serta layanan persalinan.

Dalam satu hari, jumlah pasien yang datang cukup tinggi. Rata-rata terdapat sekitar 40 hingga 50 pasien yang memanfaatkan layanan kesehatan di klinik tersebut.

“Wilayah Kecamatan Mojotengah menjadi penyumbang pasien terbanyak,” ujarnya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru