Rencana Pembangunan Power Plant 2 Geo Dipa Dimulai 2026, DLH Pastikan AMDAL Sudah Dibahas

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rencana yang menjadi lokasi pembangunan Power Plant 2 PT Geo Dipa Energi (GDE) di Kabupaten Wonosobo.

i

Rencana yang menjadi lokasi pembangunan Power Plant 2 PT Geo Dipa Energi (GDE) di Kabupaten Wonosobo.

WONOSOBO – Rencana pembangunan Power Plant 2 PT Geo Dipa Energi (GDE) di Kabupaten Wonosobo dipastikan mulai dilaksanakan pada 2026. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wonosobo menyebut seluruh proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk proyek tersebut telah dilakukan sejak tahun lalu, termasuk sosialisasi kepada masyarakat di wilayah terdampak. Lokasi pengembangan berada di Desa Sikunang, Kecamatan Kejajar.

DLH menjelaskan, berbagai potensi kendala teknis dan lingkungan telah dibahas bersama tim ahli dari berbagai bidang. Proses kajian dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh aspek yang berkaitan dengan ekologi, sosial, dan keselamatan memenuhi standar yang dipersyaratkan. Proyek ini disebut akan melanjutkan pengembangan panas bumi yang sebelumnya telah berjalan di wilayah Dieng.

Baca Juga:  Bawa 31 Penumpang, Bus Rombongan Terguling di Jalur Kepil - Kaliangkrik

“Kalau power plant sebelumnya kan sudah AMDAL ya, analisa dampak lingkungan. Kendala-kendala yang ada sudah kita bicarakan dan dianalisa. Kami dari Dinas LH juga mengkritisi,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonosobo, Kamis (27/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan bahwa proses pengambilan dokumen kajian lingkungan untuk Power Plant 2 telah dilakukan sekitar satu tahun lalu. DLH juga terlibat langsung dalam penyusunan AMDAL bersama pihak pengembang. Komunikasi dengan masyarakat Desa Sikunang disebut berjalan baik mengingat wilayah itu menjadi titik utama rencana pengembangan.

Baca Juga:  Gebyar PPKS Warnai Sasana Adipura, Sekolah Selebrasikan Kompetensi Spiritual

“Ketika AMDAL, banyak tim ahli di bidangnya masing-masing yang terlibat. Kalau informasinya sih tahun besok, tahun 2026, pelaksanaan pembangunannya,” ujar Kepala DLH.

Saat ini, proyek masih berada pada tahap finalisasi perencanaan. Pemerintah daerah memastikan akan mengawal ketat aspek lingkungan dan keamanan mengingat kawasan Dieng merupakan wilayah yang sensitif secara ekologis. Pembangunan Power Plant 2 direncanakan mulai berjalan pada 2026 sesuai jadwal yang telah disampaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru