WONOSOBO, DiengPost.com – Polres Wonosobo memperkuat patroli dini hari selama Ramadan untuk menekan peredaran petasan yang dinilai berbahaya dan meresahkan masyarakat.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selama Ramadan ini, Polres Wonosobo mencatat sudah terjadi tiga kasus petasan. Kasus tersebut menjadi perhatian karena menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami, Polres Wonosobo, selalu melakukan komunikasi dan turun langsung ke masyarakat. Kami ada program Sobo Wargo yang akan kita lakukan terus, turun bertemu dengan masyarakat dan memberikan imbauan-imbauan situasi kamtibmas, terutama hal-hal yang bisa meresahkan masyarakat,” ujar Kapolres Wonosobo, AKBP M Kasim Akbar Bantilan, Rabu (25/2/2026).
Selain pendekatan ke masyarakat, Polres Wonosobo mengedepankan pencegahan melalui patroli. Kegiatan rutin yang ditingkatkan dilakukan dengan melibatkan seluruh Polsek.
Patroli gabungan dilaksanakan pada malam hingga dini hari. Fokus pengamanan diarahkan pada jam-jam rawan selama Ramadan.
“Untuk pencegahan yang lebih utama, kami setiap malam libur melakukan operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan, menggabungkan seluruh Polsek dengan blue light patrol-nya pada jam dini hari,” katanya.
Bahaya Petasan Saat Ramadhan
Ia juga menekankan bahaya petasan. Berdasarkan penanganan kasus, korban petasan mengalami luka berat, terutama saat proses pembuatan.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















