BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN-KIS untuk Semua Jenis Penyakit

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi JKN-KIS di Desa Timbang, Kecamatan Leksono, Sabtu (14/2/2026).

i

Sosialisasi JKN-KIS di Desa Timbang, Kecamatan Leksono, Sabtu (14/2/2026).

WONOSOBO, DiengPost.com – BPJS Kesehatan menegaskan semua jenis penyakit dilayani melalui JKN-KIS. Pernyataan ini disampaikan dalam sosialisasi JKN-KIS di Desa Timbang, Kecamatan Leksono, Sabtu (14/2/2026).

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Magelang, Maya Susanti, mengatakan BPJS bertugas menyelenggarakan JKN. Layanan diberikan sesuai ketentuan.

“BPJS Kesehatan berperan sebagai penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional. Semua jenis penyakit kami layani,” ujar Maya.

Sosialisasi juga menekankan data kepesertaan dan mekanisme layanan JKN-KIS. Iuran PBPU kelas 3 sebesar Rp42.000 per bulan. Peserta membayar Rp35.000. Pemerintah memberi subsidi Rp7.000, Rp4.200 dari pusat dan Rp2.800 dari daerah.

Peserta menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) fisik atau digital. Bisa juga cukup dengan NIK untuk mengakses layanan di seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS.

Baca Juga:  Tanah Amblas di Mlipak Wonosobo, DPUPR Ajukan DTT Rp300 Juta

Peserta dapat mengakses layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Layanan tersedia di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama maupun Rujukan Tingkat Lanjut.

BPJS Kesehatan menetapkan beberapa layanan tidak dijamin, sesuai Perpres Nomor 82 Tahun 2018. Layanan yang tidak dijamin antara lain perawatan estetika, infertilitas, ortodonsi, ketergantungan obat dan alkohol, tindakan medis eksperimental, serta alat kontrasepsi.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru