WONOSOBO – Kesadaran pajak masyarakat Wonosobo terus menunjukkan tren positif. Hingga 29 Desember 2025, realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) mencapai Rp29,84 miliar atau 102,01 persen dari target Rp29,25 miliar.
Dari capaian tersebut, dua kecamatan yakni Kejajar dan Garung, serta 134 desa dan kelurahan, tercatat telah melunasi pembayaran pajak 100 persen sebelum tenggat tahun pajak.
Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Wonosobo, Tri Antoro, menyebut keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras dan dedikasi aparat kewilayahan di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah Kabupaten Wonosobo menilai kinerja optimal ini layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya sebagai bentuk motivasi dan peningkatan kolektibilitas pajak daerah,” ujarnya.
Penghargaan bagi desa, kecamatan, dan wajib pajak teladan
Dalam acara tahunan penghargaan PBB-P2 di Pendopo Selatan, pemerintah daerah memberikan hadiah kepada 5 kecamatan, 20 kelurahan, 138 desa, serta 5 wajib pajak individu berprestasi.
Hadiah yang diberikan bervariasi, di antaranya adalah 10 desa/kelurahan lunas awal mendapat laptop, 20 desa/kelurahan dengan ketetapan di bawah Rp55 juta memperoleh proyektor portable, 89 desa/kelurahan dengan ketetapan di atas Rp55 juta juga memperoleh proyektor portable.
Selain itu, ada 39 desa/kelurahan dengan realisasi di atas Rp125 juta berhak mendapat proyektor portable, 5 kecamatan dengan realisasi di atas Rp 2 miliar mendapat laptop, dan 5 wajib pajak individu lunas awal menerima smartphone Poco C71 melalui undian berdasarkan NOP.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















