WONOSOBO – RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo resmi menyandang status rumah sakit Tipe B. Status baru ini mengukuhkan rumah sakit daerah tersebut sebagai pusat layanan rujukan regional, seiring penguatan fasilitas, alat kesehatan, dan tenaga medis spesialis.
Direktur RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo, Danang Sananto Sasongko menyebut manajemen rumah sakit kini memfokuskan pengembangan pada layanan-layanan unggulan yang bersifat spesialistik.
“Yang sudah berjalan saat ini antara lain layanan mata, layanan stroke, saraf intervensi, jantung, perinatologi, serta pengembangan layanan bayi tabung,” jelas Danang. Rabu (24/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, penguatan layanan juga didorong dengan penambahan sumber daya manusia. Pemerintah Kabupaten Wonosobo telah menyekolahkan hampir 40 dokter spesialis. Sebagian di antaranya mulai kembali dan bertugas pada tahun ini.
Penguatan kapasitas layanan turut ditopang investasi alat kesehatan. Pada tahun anggaran 2025, RSUD KRT Setjonegoro melaksanakan pengadaan alat kesehatan senilai Rp 7,17 miliar.
Pengadaan mencakup bed elektrik PICU, patient monitor, digital radiography system, ventilator mobile untuk IGD, hingga peralatan ruang operasi seperti craniotomy set dan meja operasi.
Editor : Tim Redaksi
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















