WONOSOBO, DiengPost.com – Yayasan Jagat Tunas Bumi (JATUBU) turut mendukung pelaksanaan Ruwat Gunung Sumbing yang digelar di kawasan Gunung Sumbing via Garung, Kabupaten Wonosobo, pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, JATUBU berperan aktif dalam pendistribusian bibit pohon sebagai bagian dari upaya konservasi dan pelestarian lingkungan di kawasan pegunungan.
Ruwat Gunung Sumbing diselenggarakan oleh komunitas Stick Pala bersama pemuda dan warga Desa Butuh, Kecamatan Garung. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.600 peserta, terdiri dari 1.000 warga lokal Desa Butuh, Kealikajar, serta 600 peserta dari berbagai daerah di luar Wonosobo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai kegiatan dilakukan selama empat hari pelaksanaan, di antaranya aksi bersih sampah di jalur pendakian dan penanaman pohon di sejumlah titik di kawasan Gunung Sumbing.
Wujud Kepedulian Bersama Terhadap Kelestarian
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian bersama terhadap kelestarian gunung yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar.
Ketua JATUBU, Mantep Abdul Goni, mengatakan keterlibatan pihaknya dalam Ruwat Gunung Sumbing merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong gerakan konservasi berbasis masyarakat.
Menurutnya, pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai elemen.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











