Antisipasi Penularan Paru, Polres Wonosobo Kawal Skrining TBC Anak Sekolah

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personil Polres Wonosobo mengawal program deteksi dini penyakit menular yang menyasar generasi muda.

i

Personil Polres Wonosobo mengawal program deteksi dini penyakit menular yang menyasar generasi muda.

Implementasi Nyata Program Tracer Paru Kepolisian

Oleh karena itu, aksi nyata ini menjadi bukti keseriusan polisi dalam membangun sinergi bersama Dinas Kesehatan Wonosobo. Kolaborasi kedua instansi ini bertujuan mempercepat program eliminasi penyakit Tuberkulosis di wilayah Jawa Tengah.

Agenda ini juga menjadi bagian penting dari Program Polda Jateng Peduli Berantas Tuberkulosis Paru. Konsep besar tersebut menuntut peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai petugas pelacak atau Tracer TB Paru di desa binaan.

Melalui program tersebut, polisi tidak sekadar bertugas menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal warga saja. Namun, mereka juga wajib mengedukasi warga serta mendampingi tim medis mendeteksi penyakit menular di sekolah.

Pemeriksaan berkala ini menjadi langkah preventif paling efektif untuk menemukan potensi penularan bakteri. Petugas medis membutuhkan waktu sekitar dua hari pascapemeriksaan untuk mengetahui hasil laboratorium para siswa.

Langkah ini memudahkan nakes melakukan penanganan lanjutan jika menemukan indikasi gejala klinis pada anak. Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menegaskan kesiapan institusinya untuk mengawal program kesehatan pemerintah.

Baca Juga:  WFH ASN Wonosobo Dikaji, Output Kerja Harian Ditekankan

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri dan Dinas Kesehatan dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka penyebaran TB Paru,” kata Kapolres Wonosobo.

Ia berharap kehadiran polisi di lapangan mampu meningkatkan kesadaran publik mengenai bahaya penyakit pernapasan. Edukasi yang konsisten akan mendorong warga melakukan pemeriksaan medis secara mandiri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carica Kian Diminati Wisatawan, UMKM Wonosobo Perluas Jaringan Pemasaran
Perkuat Sinergi, PCNU bersama RMI NU Wonosobo Gelar Sarasehan Pengasuh Pesantren
Musda Golkar Wonosobo Semarang Dinilai Cacat Prosedur dan Tanpa Restu PK Resmi
Kampanyekan Transportasi Umum, DWP Setda Wonosobo Naik Angkot ke Menjer
Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing
AKBP Ricky Pripurna Atmaja Resmi Jabat Kapolres Wonosobo
Buntut Pengeroyokan Konser Dangdut di Garung, Empat Pelaku Jadi Tersangka
Mahasiswa 15 Negara Ikuti Tanam 1.000 Pohon Kopi di Lereng Gunung Kembang

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Carica Kian Diminati Wisatawan, UMKM Wonosobo Perluas Jaringan Pemasaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Perkuat Sinergi, PCNU bersama RMI NU Wonosobo Gelar Sarasehan Pengasuh Pesantren

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Musda Golkar Wonosobo Semarang Dinilai Cacat Prosedur dan Tanpa Restu PK Resmi

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Kampanyekan Transportasi Umum, DWP Setda Wonosobo Naik Angkot ke Menjer

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing

Berita Terbaru

Polisi mendatangi TKP buruh ojek kayu berinisial DS (30) yang tewas setelah jatuh ke tebing di Desa Bener, Kepil, Wonosobo.

Wonosobo

Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing

Senin, 3 Agu 2026 - 07:14 WIB