13 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

13 Sep 2026

Wonosobo Luncurkan YASSIN untuk Cek Keandalan Bangunan Pesantren

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel Luar Biasa Hari Bhakti PU ke-80 yang digelar di halaman Kantor DPUPR Wonosobo, Rabu (3/12/2025).

i

Apel Luar Biasa Hari Bhakti PU ke-80 yang digelar di halaman Kantor DPUPR Wonosobo, Rabu (3/12/2025).

WONOSOBO – Pemerintah Kabupaten Wonosobo mulai menerapkan standar baru keselamatan gedung pesantren melalui Program Layanan Sertifikasi Keandalan Bangunan Pesantren (YASSIN). Program tersebut diumumkan dalam Apel Luar Biasa Hari Bhakti PU ke-80 yang digelar di halaman Kantor DPUPR Wonosobo, Rabu (3/12/2025).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyebut kebijakan ini menandai langkah Pemkab memperketat kelayakan bangunan pendidikan keagamaan setelah assessment awal menemukan kondisi fisik pesantren yang perlu dievaluasi. Program YASSIN disiapkan untuk memastikan setiap pondok memiliki bangunan yang memenuhi standar keamanan minimal. Ia menegaskan pentingnya keamanan ruang belajar bagi santri

“Program sertifikasi ini merupakan bagian dari langkah antisipasi dan mitigasi agar para santri dapat belajar dan tinggal di lingkungan yang aman, sesuai standar keandalan bangunan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ratusan Personel Disiagakan, Polres Wonosobo Perkuat Pengamanan Malam Tahun Baru

Program YASSIN dikembangkan melalui kerja sama DPUPR, Forum Komunikasi Pondok Pesantren, UNSIQ, dan Kantor Kementerian Agama. Skema ini mencakup pendampingan teknis, pengecekan lapangan, hingga edukasi bagi pengelola pesantren terkait standar konstruksi yang harus dipenuhi.

Afif menyampaikan apresiasinya kepada jajaran PUPR yang dinilainya tetap mampu menjaga kualitas layanan infrastruktur di tengah berbagai keterbatasan.

“Infrastruktur adalah wajah pelayanan publik dan menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah. Masyarakat menaruh banyak harapan pada kinerja DPUPR. Karena itu, saya meminta seluruh jajaran untuk terus menjunjung integritas, profesionalitas, inovasi, serta kemampuan adaptasi dalam setiap tugas,” tegasnya.

Kepala DPUPR Wonosobo, Nurudin Ardiyanto, mengungkap hasil assessment awal yang dilakukan bersama Kantor Kementerian Agama. Satu bangunan pesantren dinyatakan tidak layak dan direkomendasikan untuk tidak digunakan lagi.

Baca Juga:  Truk Muatan Baja Terjun Jurang di Jalur Parakan - Wonosobo, Dua Nyawa Melayang

“Rekomendasi tersebut telah kami sampaikan kepada pengelola pesantren dan ditindaklanjuti dengan baik. Secara umum, mayoritas bangunan pesantren di Wonosobo masih memenuhi persyaratan dasar. Namun secara teknis, evaluasi lebih mendalam tetap akan kami lakukan dengan dukungan akademisi dari UNSIQ, yang kami libatkan sebagai relawan sekaligus mitra transfer knowledge dari pengalaman teknis yang dimiliki DPUPR,” jelasnya.

Penandatanganan kerja sama antara Pemkab Wonosobo, UNSIQ, Kementerian Agama, dan Forum Komunikasi Pondok Pesantren menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Bhakti PU ke-80. Kerja sama itu memastikan proses sertifikasi berjalan berkelanjutan dan berbasis standar keselamatan konstruksi.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan
Upaya Musnahkan Bukti Terungkap, Polisi Kejar Satu DPO Perampokan SPBU Selokromo
Polisi Sita Barang Bukti Rp467 Juta Kasus Perampokan SPBU Selokromo

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo

Berita Terbaru