Masyarakat yang memiliki pemahaman rendah sangat rentan terjebak dalam penyebaran informasi menyesatkan. Oleh karena itu, komitmen bersama untuk belajar menggunakan media secara benar menjadi hal yang wajib.
“Kita harus menggunakan media sosial secara bijak agar tidak terjebak arus informasi merugikan,” ungkap Mugi Sugeng di hadapan puluhan perwakilan ormas.
Pihak legislatif mendukung penuh inisiatif pemerintah daerah dalam membekali masyarakat dengan keahlian jurnalistik dasar. Kegiatan seperti ini sanggup mengubah pola pikir masyarakat menjadi lebih positif dan kritis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian, Agus kembali menekankan bahwa media yang kuat akan menciptakan masyarakat yang terinformasi dengan baik. Hal tersebut menjadi salah satu kunci utama keberhasilan pembangunan daerah yang berintegritas.
Lalu, sinergi antara pemerintah dan lembaga jurnalistik diharapkan terus berlanjut secara konsisten. Hubungan harmonis ini akan menjaga stabilitas daerah melalui penyampaian berita yang seimbang bagi publik.
Akhirnya, para pengurus ormas menyambut baik pelatihan ini sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Keahlian baru ini memungkinkan mereka menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing.
Jadi, penguatan kelembagaan melalui literasi digital merupakan investasi sosial yang sangat berharga. Masyarakat Wonosobo kini memiliki fondasi lebih kuat untuk memilah informasi di tengah gempuran dunia digital.
Penulis : A. Nandar
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















