Selain fokus pada bantuan fisik, yayasan juga menaruh perhatian pada penguatan program nonfisik. Salah satunya melalui intervensi gizi bagi anak-anak di wilayah mitra.
Program Dapur MBG menjadi salah satu instrumen yang digunakan untuk menjangkau penerima manfaat. Melalui program ini, yayasan mengintegrasikan bantuan sosial dengan upaya peningkatan kualitas gizi.
“Untuk jumlah penerima manfaat, saat ini terdapat sekitar 1.000 siswa. Sementara itu, bantuan CSR yang kami salurkan berupa 200 unit kursi,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini, yayasan telah menjangkau sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Di antaranya tiga titik di Kabupaten Temanggung, satu titik di Kabupaten Wonosobo, dan satu titik di Kota Semarang.
Kegiatan CSR ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Baik dalam bentuk bantuan fisik maupun nonfisik di wilayah yang menjadi mitra program.
“Ke depannya, insya Allah dari pihak yayasan kami akan terus melaksanakan kegiatan CSR, baik dalam bentuk fisik maupun nonfisik, khususnya di wilayah yang menjadi mitra dapur kami,” tuturnya.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2

















