“Setelah menang atas Slawi United, ada rasa percaya diri yang berlebihan. Tim sedikit terlena, sehingga saat menghadapi Persitema Temanggung, performa tidak keluar secara maksimal,” jelasnya.
Inkonsistensi tersebut, kata Hamal, dipengaruhi komposisi tim yang didominasi pemain muda dengan pengalaman kompetisi terbatas.
“Secara kualitas, pemain kita tidak jelek. Tapi dari sisi kematangan bermain, terutama menjaga fokus dan mental tanding, masih perlu banyak pembenahan,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Manajemen PSIW memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh usai kegagalan musim ini. Evaluasi mencakup aspek kepelatihan, pemain, hingga perencanaan tim.
Hamal menyebut, sebelum mundur, Hafiz juga menyampaikan pandangan soal kebutuhan PSIW ke depan.
“Coach Hafiz sendiri yang menyampaikan bahwa PSIW butuh pelatih dengan kapasitas dan lisensi yang lebih tinggi. Ini menunjukkan kecintaan beliau terhadap PSIW,” ungkap Hamal.
Saat ini, manajemen belum mengambil keputusan final terkait pengunduran diri Hafiz. Keputusan masih menunggu Ketua Umum PSIW yang tengah menjalankan ibadah umrah.
Meski gagal lolos ke babak 16 besar, PSIW menegaskan tidak akan berhenti berbenah demi menyongsong musim berikutnya.
Halaman : 1 2

















