WONOSOBO, DiengPost.com – Upaya pencegahan bencana ekologis terus digencarkan di Kabupaten Wonosobo. Ratusan pengemudi ojek online bersama Yayasan Jagat Tunas Bumi (JATUBU) melakukan penanaman 10 ribu bibit kopi di kawasan Telaga Menjer, Kecamatan Garung, Senin (19/1/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 350 pengemudi ojek online lintas aplikasi yang tergabung dalam komunitas Wonosobo Driver Online Bersatu. Penanaman dilakukan di sabuk hijau milik PT Indonesia Power yang memiliki fungsi strategis sebagai kawasan penyangga tata air.
Ketua Yayasan JATUBU, Mantep Abdul Ghoni, mengatakan gerakan penghijauan tidak boleh dimaknai sebatas menanam pohon, tetapi harus menjadi upaya pemulihan ekosistem secara menyeluruh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Gerakan ini diharapkan mampu memulihkan tutupan lahan, mengembalikan fungsi hutan sebagai penyangga ekosistem, pengatur tata air, sekaligus paru-paru bumi yang vital bagi keberlanjutan kehidupan,” ujarnya.
Menurut Mantep, pemilihan bibit kopi dilakukan sebagai bagian dari perubahan pola pemanfaatan lahan perkebunan agar lebih ramah lingkungan. Langkah ini sekaligus untuk menekan kerusakan ekosistem akibat praktik pertanian yang tidak berkelanjutan.
Selain kopi, JATUBU juga mendorong penanaman pohon keras bernilai ekologis tinggi, seperti kayu putih, kayu manis, dan beringin.
“Dengan pola perkebunan berkelanjutan, daya serap air diharapkan meningkat, erosi berkurang, dan aliran sungai, termasuk Kali Wangan Aji, tetap terjaga,” imbuhnya.
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















