15 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

15 Sep 2026

LPK Bina Mandiri Siapkan Welder Berstandar, Buka Peluang Kerja Luar Negeri

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Revina Purnama Panjaitan saat mengunjungi LPK Bina Mandiri di Jlamprang, Wonosobo.

i

Perwakilan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Revina Purnama Panjaitan saat mengunjungi LPK Bina Mandiri di Jlamprang, Wonosobo.

“Kami melihat keseriusan Bina Mandiri dalam membangun pendidikan dan pelatihan skill, sehingga tenaga kerja yang dikirim sesuai standar perusahaan Jepang,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Revina Purnama Panjaitan, menegaskan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan pekerja migran yang kompeten dan terlindungi melalui jalur resmi.

“Penempatan dilakukan melalui skema business to business (B2B) maupun Specified Skilled Worker (SSW). Untuk SSW, calon pekerja wajib memiliki sertifikat keterampilan dan kemampuan bahasa Jepang minimal level N4,” jelasnya.

Baca Juga:  Rem Blong, Mikrobus Terguling di Jalur Wisata Dieng

Revina menambahkan, kerja sama Indonesia-Jepang sejak 2022 membuka peluang hingga 350 ribu tenaga kerja dalam lima tahun, dengan jaminan perlindungan melalui regulasi ketenagakerjaan Jepang, nota kesepahaman antarnegara, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Di sisi lain, Kepala Desa Jlamprang, Kecamatan Leksono, sekaligus penggerak Desa Migran Emas, Sulaiman, menyambut positif program tersebut. Menurutnya, peluang kerja luar negeri perlu dimaksimalkan untuk menjawab keterbatasan lapangan kerja lokal, khususnya bagi lulusan SMA dan SMK.

Baca Juga:  Rem Blong, Tiga Kendaraan Tabrakan di Wonosobo

“Program seperti ini bisa menjadi solusi jika dikelola secara serius dan kolaboratif. Kami berharap pemerintah daerah lebih aktif, termasuk melalui optimalisasi BLK,” katanya.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun
Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan
Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk
Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo
Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Berbekal KIP-K, Anak Pembuat Marning Jagung Asal Wonosobo Raih Wisudawan Terbaik UIN Walisongo
Polsek Sapuran Ringkus Pelaku Begal Payudara di Jalur Kalibawang Wonosobo
Patroli Tim URC Polres Wonosobo Intensif Cegah Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:53 WIB

PKB Wonosobo Regenerasi Kepengurusan, Ketua DPAC Dibatasi Maksimal 35 Tahun

Senin, 14 September 2026 - 08:52 WIB

Cegah Warga Jadi Korban TPPO, Imigrasi Wonosobo Bentuk 4 Desa Binaan

Kamis, 3 September 2026 - 07:12 WIB

Latih Kemandirian, Santri Ponpes Entrepreneur Ar-Ridwan Wonosobo Unjuk Inovasi Produk

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Capai Akreditasi Unggul, Unsiq Jateng Wisuda 928 Lulusan di Wonosobo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Kebakaran Rumah Warga Kalikuto Kertek Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Berita Terbaru