Ratusan Keris Sepuh Dipamerkan di Wonosobo

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat saat meninjau pameran keris, barang antik, dan batu mulia di Gedung Sasana Adipura Kencana, Kabupaten Wonosobo.

i

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat saat meninjau pameran keris, barang antik, dan batu mulia di Gedung Sasana Adipura Kencana, Kabupaten Wonosobo.

WONOSOBO, DiengPost.com – Momentum menjelang peringatan 1 Suro dimanfaatkan para pecinta budaya dan sejarah untuk menggelar pameran keris, barang antik, dan batu mulia di Gedung Sasana Adipura Kencana, Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari mulai Selasa (16/6/2026) itu menjadi magnet bagi ratusan kolektor dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.

Lebih dari 100 peserta yang tergabung dalam komunitas Jawa Jadul Antik ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka menempati lebih dari 70 meja pameran yang dipenuhi berbagai koleksi benda bersejarah, mulai dari keris, tombak, pusaka tradisional, hingga beragam barang antik bernilai tinggi.

Tidak hanya diikuti kolektor dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, sejumlah peserta juga datang dari luar Pulau Jawa, termasuk dari Lombok. Mereka membawa koleksi terbaik untuk dipamerkan sekaligus dipasarkan kepada para pengunjung dan sesama kolektor.

Salah satu daya tarik utama dalam pameran ini adalah hadirnya keris-keris sepuh yang memiliki usia ratusan hingga lebih dari seribu tahun. Beberapa koleksi yang dipamerkan bahkan berasal dari era Kabudhan atau masa sebelum Kerajaan Majapahit berdiri, sekitar abad ke-10 hingga ke-11.

Baca Juga:  Saling Sindir di Media Sosial Diduga Berujung Perundungan Siswi di Kejajar Wonosobo

‎Sementara itu, koleksi yang tergolong paling muda berasal dari tangguh Kamardikan, yakni keris yang dibuat setelah Indonesia merdeka. Keberagaman usia dan nilai historis tersebut membuat pameran ini menjadi ruang edukasi sekaligus pelestarian budaya bagi masyarakat.

Nilai jual koleksi yang dipamerkan pun sangat beragam. Harga keris dan benda antik yang dipasarkan mulai dari Rp1 juta hingga lebih dari Rp50 juta, tergantung usia, kelangkaan, kondisi, serta kualitas pengerjaannya.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carica Kian Diminati Wisatawan, UMKM Wonosobo Perluas Jaringan Pemasaran
Perkuat Sinergi, PCNU bersama RMI NU Wonosobo Gelar Sarasehan Pengasuh Pesantren
Musda Golkar Wonosobo Semarang Dinilai Cacat Prosedur dan Tanpa Restu PK Resmi
Kampanyekan Transportasi Umum, DWP Setda Wonosobo Naik Angkot ke Menjer
Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing
AKBP Ricky Pripurna Atmaja Resmi Jabat Kapolres Wonosobo
Buntut Pengeroyokan Konser Dangdut di Garung, Empat Pelaku Jadi Tersangka
Mahasiswa 15 Negara Ikuti Tanam 1.000 Pohon Kopi di Lereng Gunung Kembang

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Carica Kian Diminati Wisatawan, UMKM Wonosobo Perluas Jaringan Pemasaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Perkuat Sinergi, PCNU bersama RMI NU Wonosobo Gelar Sarasehan Pengasuh Pesantren

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Musda Golkar Wonosobo Semarang Dinilai Cacat Prosedur dan Tanpa Restu PK Resmi

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Kampanyekan Transportasi Umum, DWP Setda Wonosobo Naik Angkot ke Menjer

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:14 WIB

Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing

Berita Terbaru

Polisi mendatangi TKP buruh ojek kayu berinisial DS (30) yang tewas setelah jatuh ke tebing di Desa Bener, Kepil, Wonosobo.

Wonosobo

Buruh Ojek Kayu di Kepil Wonosobo Tewas Terperosok ke Tebing

Senin, 3 Agu 2026 - 07:14 WIB