Lawan Konten Negatif, Kesbangpol Wonosobo Perkuat Kapasitas Literasi Digital Ormas dan Mahasiswa

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu narasumber, Erwin Abdillah jurnalis Kabar Wonosobo saat menyampaikan materi.

i

Salah satu narasumber, Erwin Abdillah jurnalis Kabar Wonosobo saat menyampaikan materi.

WONOSOBO, DiengPost.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik terus bergerak maju agar Kesbangpol Wonosobo perkuat kapasitas organisasi kemasyarakatan (ormas) dan kalangan mahasiswa pada hari kedua pelatihan literasi digital.

Kegiatan yang berlangsung di Dewani Resto pada Kamis kemarin ini menghadirkan jurnalis senior dari TVRI dan Pikiran Rakyat sebagai narasumber utama. Para peserta mendapatkan bekal materi sekaligus praktik langsung mengenai pengelolaan informasi di era modern.

Kepala Kesbangpol Wonosobo Agus Kristiono menegaskan bahwa penguatan kelembagaan menjadi fondasi utama bagi organisasi untuk menghadapi tantangan zaman. Organisasi yang memiliki struktur tertata akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan teknologi yang sangat cepat.

Beliau ingin setiap organisasi masyarakat mampu menjadi sarana koordinasi yang efektif dalam pembangunan daerah. Sinergi ini akan memastikan Kesbangpol Wonosobo perkuat stabilitas wilayah melalui komunikasi publik yang berkualitas.

“Ormas harus memiliki manajemen yang profesional agar bisa lebih mandiri dan berdaya saing tinggi,” ujar Agus Kristiono di hadapan para peserta.

Baca Juga:  1.917 Honorer Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu, Pemkab Wonosobo Dorong Layanan Publik Lebih Kuat

Etika Jurnalistik dan Integritas Informasi

Selanjutnya, Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Wonosobo Sutopo menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik. Ia mengingatkan para pegiat informasi agar tidak menyalahgunakan profesi untuk kepentingan pribadi yang merugikan publik.

Derasnya arus informasi saat ini menuntut akurasi dan fakta yang kuat dalam setiap unggahan di media sosial. Sutopo menekankan bahwa standar jurnalistik tidak boleh goyah meski menghadapi tekanan ekonomi maupun bisnis media.

Penulis : A. Nandar

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontes Sapi APPSI Wonosobo Jadi Ajang Transaksi dan Dongkrak Ekonomi Peternak
Dongkrak Pendapatan Daerah, DPRD Wonosobo Dorong Digitalisasi Pajak
Ancaman Peredaran Narkoba Online Mengintai, Kesbangpol Wonosobo Perketat Pengawasan Pelajar
Gandeng Jurnalis, Begini Cara Kesbangpol Wonosobo Tingkatkan Literasi Digital Ormas
Lansia Hilang Dua Hari di Wonosobo, Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah
Imigrasi Wonosobo Buka Layanan Paspor di Expo 2026, Kuota Terbatas
Hari Kartini, Perempuan Sigedang Tanam Ribuan Pohon Jaga Hulu Serayu
Stok BBM Wonosobo Aman Meski Harga Non-Subsidi Mengalami Kenaikan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 08:09 WIB

Kontes Sapi APPSI Wonosobo Jadi Ajang Transaksi dan Dongkrak Ekonomi Peternak

Sabtu, 25 April 2026 - 17:29 WIB

Dongkrak Pendapatan Daerah, DPRD Wonosobo Dorong Digitalisasi Pajak

Sabtu, 25 April 2026 - 16:49 WIB

Lawan Konten Negatif, Kesbangpol Wonosobo Perkuat Kapasitas Literasi Digital Ormas dan Mahasiswa

Jumat, 24 April 2026 - 22:46 WIB

Ancaman Peredaran Narkoba Online Mengintai, Kesbangpol Wonosobo Perketat Pengawasan Pelajar

Jumat, 24 April 2026 - 22:38 WIB

Gandeng Jurnalis, Begini Cara Kesbangpol Wonosobo Tingkatkan Literasi Digital Ormas

Berita Terbaru