Dinilai Rusak Lingkungan, Pemkab Wonosobo Tertibkan Pajak dan Izin Tambang Galian C

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Wonosobo yang dipimpin Sekda One Andang Wardoyo saat meninjau lokasi galian c di wilayah Kertek, Wonosobo.

i

Pemkab Wonosobo yang dipimpin Sekda One Andang Wardoyo saat meninjau lokasi galian c di wilayah Kertek, Wonosobo.

WONOSOBO – Kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang galian C di Wonosobo kian mengkhawatirkan. Pemerintah Kabupaten Wonosobo akhirnya mengerahkan penertiban besar-besaran karena aktivitas tambang dinilai berjalan tanpa kendali dan tanpa pengawasan memadai selama bertahun-tahun.

Empat bulan terakhir, Pemkab turun langsung mendatangi pelaku usaha untuk memperketat izin. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan mayoritas usaha tambang masih beroperasi tanpa dokumen lengkap dan tanpa kewajiban pajak yang dipenuhi.

Baca Juga:  Truk Tronton Rem Blong di Kertek, Evakuasi Berlangsung Lebih dari Enam Jam

Pendataan awal mencatat sekitar 14 pelaku usaha, tetapi pemerintah menemukan jauh lebih banyak, termasuk dari luar daerah seperti Magelang dan Jawa Timur yang melakukan penambangan tanpa prosedur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sedang berupaya untuk melakukan penertiban usaha pertambangan yang ada di Kabupaten Wonosobo,” tegas Sekda One Andang Wardoyo saat meninjau lokasi tambang di Kertek, Senin (1/12/2025).

Baca Juga:  Warga Kalianget Geger Temuan Pria 53 Tahun Meninggal di Depan Rumah Kosong

Andang menyebut pemerintah sudah mendatangi para pengusaha untuk memproses izin, namun hasilnya jauh dari harapan.

“Yang mengajukan PKKPR baru Saudara Ferry, yang lain belum mengajukan,” ujarnya.

Ia menilai ketidakpatuhan ini berpotensi memperparah kerusakan karena tambang dilakukan tanpa rencana dan tanpa batas yang jelas. Pemerintah juga menyoroti banyaknya area yang ditambang di luar kawasan tambang.

Editor : A. Nandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel wonosobo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang
Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam
Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup
Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo
Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka
Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Satu Tewas Empat Luka-luka
Perajin Tahu di Wonosobo Sesuaikan Produksi Imbas Kenaikan Harga Kedelai Impor
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan PT Tambi Picu Polemik, Pemkab Wonosobo Siapkan Anggaran Pengganti Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

NasDem Wonosobo Soroti Cover Majalah Tempo, Dinilai Kurang Berimbang

Senin, 13 April 2026 - 12:42 WIB

Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Garung Wonosobo Saat Hujan 4 Jam

Senin, 13 April 2026 - 12:39 WIB

Polisi Olah TKP Kecelakaan Kertek Pakai 3D, Lalu Lintas Sempat Ditutup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:54 WIB

Lewat Dapur MBG, Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera Salurkan CSR 200 Kursi ke Pesantren di Wonosobo

Kamis, 9 April 2026 - 10:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi Dua Orang, Tiga Lainnya Luka-luka

Berita Terbaru